Panca Daya


    Lima Jurus Silat Daya


    Pancadaya termasuk salah satu perguruan silat dengan menggunakan tenaga dalam sejati. Yang dimaksud dengan tenaga dalam sejati adalah memang tenaga asli kita manusia yang sudah ada sejak kita lahir. Tenaga yang menggerakkan kita, tenaga yang membuat kita berbicara, merangkak, berjalan, bermain dan lain sebagainya. Tenaga ini dibangkitkan kembali untuk menjadi manusia seutuhnya yang dilindungi oleh sang pencipta. Dari berbagai tenaga yang ada dalam tubuh ada tenaga yang masih tidak aktif, terletak di dalam solar pleksus berbentuk tiga setengah lingkaran. Pada saat tenaga ini dibangkitkan, di negara lain disebut kundalini, energi tiga setengah lingkaran ini akan naik ke atas melalui sumsum tulang belakang mengarah ke atas dan kembali berputar untuk melingkupi keseluruhan tubuh. Setiap kita berdoa atau mengerahkan tenaga dalam sejati ini, maka energi akan naik ke atas melalui tulang sumsum belakang mengarah ke atas cakra mahkota dengan diseleksi oleh kekuatan dari delapan penjuru mata angin, apakah doa atau pelemparan energi ke alam semesta atau ke Tuhan Yang Maha Kuasa ini layak untuk diteruskan atau dikembalikan. Lemparan energi ini disaring apakah benar atau tidak dan disaring oleh energi delapan penjuru mata angin agar tidak mencelakakan sang pemohon yaitu manusia itu sendiri.

    Silat seperti dalam pengertian film Merantau adalah berasal dari kata silaturahmi, atau dalam pengertian di Indonesia saling berkunjung untuk beramah tamah, bersosialisasi dan menjadi keluarga besar sebagai manusia yang bertujuan untuk saling menghidupi dalam kebenaran hakiki dan kasih antar sesama manusia. Oleh karena itu Moto Silat Pancadaya adalah Hidup, Kebenaran dan Kasih.

    Dalam pengembangan diri Silat Pancadaya mengembangkan silat fisik dan diskusi spiritual untuk pengingkatan kemampuan berpikir dan analisa sehingga segala sesuatu yang dihadapi dapat di olah apakah itu rasional atau tidak. Kita sebagai anggota tidak boleh menelan mentah-mentah pendapat atau pandangan atau tahyul dari leluhur kita yang sudah berjalan sebagai mitos.

    Kita sebagai anggota harus kritis dan analitis berdasarkan dari pandangan kekuatan sejati, yaitu kekuatan dan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai anggota diwajibkan tidak percaya pada tahyul tetapi percaya kepada kekuatan Tuhan, sehingga dalam pelaksanaannya anggota Silat Pancadaya yang disebut Ihwan PPS Pancadaya tidak boleh sombong dan harus mengutamakan ‘Tiada Daya dan Upaya’ yang pengertiannya harus berserah diri, tetapi bukan pasrah, kepada Tuhan Yang Esa apapun itu masalahnya.

    Anggota tidak boleh menunjukkan arogansi dengan kesaktiannya karena akan terjebak ke dalam alam indah permainan atau taman sementara yang menghambat manusia untuk dapat sampai kepada Sang Pencipta melalui jalan cepat yang lurus dan bukan jalan yang berkelok-kelok. Pengajaran Silat Pancadaya menyatakan bahwa kebeneran Tuhan adalah Kebenaran Mutlak atau Aturan Kejadian atau sering disebut di aliran lain sebagai Aturan Emas (Golden Rule) yang tidak akan berubah sepanjang jaman. Baik manusia menyembah Tuhan atau tidak, kebenaran aturan Tuhan selalu berjalan dengan semestinya.

    Tuhan bukan yang perlu disembah tetapi penyembahan atau ritual yang dijalankan sebagai sarana meditasi manusia agar diterima oleh Aturan Tuhan dan untuk kebaikan manusia itu sendiri. Jurus dasar sebagai aplikasi dari semua gerakan dan kepatuhan kepada Sang Pencipta dipersembahkan oleh Sesepuh Pancadaya Pak Gondo Suwandito dalam lima gerakan silat yaitu Lima Daya

    1. Jurus Silat Daya Umum, dilakukan dengan kondisi fokus dan percaya dengan menekan titik solar pleksus untuk meningkatkan kekuatan tiga setengah lingkaran dengan posisi kuda-kuda yang kokoh untuk menggambarkan pendirian yang kokoh dengan mendorong tangan dikepal ke depan sambil mendoakan kepada siapa saja yang kita ingin doakan bahwa daya ini akan membangkitkan kesadaran, kesehatan, kesejahteraan dan keselamatan orang yang kita doakan. Ataupun jika kita punya niat, daya ini sebagai saluran agar niat kita dengan mudah terkabul.

    2. Jurus Silat Daya dorong dilakukan dengan kondisi fokus dan percaya dengan menekan titik solar pleksus untuk meningkatkan kekuatan tiga setengah lingkaran dengan posisi kuda-kuda yang kokoh untuk menggambarkan pendirian yang kokoh dengan mendorong tangan terbuka ke depan sambil mendoakan kepada siapa saja yang kita ingin doakan bahwa daya ini akan mendorong dan menguatkan kesadaran, kesehatan, kesejahteraan dan keselamatan orang yang kita doakan. Ataupun jika kita punya niat, daya ini sebagai saluran agar niat kita dengan mudah terkabul. Jika kita berniat untuk menyembuhkan saudara atau kerabat kita yang sedang sakit ataupun terkena kekuatan jahat, daya dorong ini dapat mengeluarkan kekuatan jahat ataupun penyakit dari orang yang kita tolong.

    3. Jurus Silat Daya Tarik dilakukan dengan kondisi fokus dan percaya dengan menekan titik solar pleksus untuk meningkatkan kekuatan tiga setengah lingkaran dengan posisi kuda-kuda yang kokoh untuk menggambarkan pendirian yang kokoh dengan menarik kedua tangan kebelakang di antara pinggang dengan diiringi gerakan membuka telapak kaki ke samping sambil mendoakan kepada siapa saja yang kita ingin doakan bahwa daya ini akan menarik dan menguatkan kesadaran, kesehatan, kesejahteraan dan keselamatan orang yang kita doakan. Ataupun jika kita punya niat, daya ini sebagai saluran agar niat kita dengan mudah terkabul. Jika kita berniat untuk menyembuhkan saudara atau kerabat kita yang sedang sakit ataupun terkena kekuatan jahat, daya tarik ini dapat menarik energi baik sehingga mengisi atau mencharge orang yang sudah tidak berdaya. Bahkan kalau kita kehilangan benda berharga ataupun dokumen, kita dapat melakukan gerak silat ini untuk menghadirkan benda atau dokumen yang hilang tersebut sesuai dengan ijin Tuhan Yang Maha Kuasa

    4. Jurus Silat Daya Sirep dilakukan dengan kondisi fokus dan percaya dengan menekan titik solar pleksus untuk meningkatkan kekuatan tiga setengah lingkaran dengan posisi kuda-kuda yang kokoh untuk menggambarkan pendirian yang kokoh dengan menarik salah satu tangan ke sebelah pinggang dan membuka telapak kaki ke arah samping sambil mendoakan kepada siapa saja yang kita ingin doakan bahwa daya ini akan mematikan dan mengusir kekuatan jahat dan menghadirkan kekuatan baik. Jika kita memiliki musuh yang akan mengancam kehidupan kita, dengan daya sirep ini akan melindungi kita agar kita tidak terlihat oleh musuh. Juga berlaku untuk diri sendiri, kita akan menyirep keinginan jahat kita sehingga keinginan jahat dalam diri kita tidak dapat berkembang seperti iri, dengki, marah dan lainnya. Yang ada dalam diri kita hanyalah jiwa menolong, baik hati dan pemurah dan mematikan kekuatan egoisme dengan menggantikan arahan langsung dari kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.

    5. Jurus Silat Daya Angkat dilakukan dengan kondisi fokus dan percaya dengan menekan titik solar pleksus untuk meningkatkan kekuatan tiga setengah lingkaran dengan posisi kuda-kuda yang kokoh untuk menggambarkan pendirian yang kokoh dengan mengangkat kedua belah tangan dari arah pinggang ke kepala dengan telapak tangan terbuka seolah-olah menyembah dan gerakan berhenti dengan kedua telapak tangan terbuka di antara telinga sambil mendoakan kepada siapa saja yang kita ingin doakan bahwa daya ini akan mengangkat harga diri saudara atau kerabat yang kita doakan, ataupun untuk kita sendiri yang melakukan untuk menimbulkan kharisma dan kebijakan kita untuk bertindak kepada orang lain. Hal ini juga untuk mengangkat energi manusia yang sedang lemah sehingga lebih kuat dan kembali kepada kekuatan aslinya yaitu energi Tuhan Yang Maha Kuasa. Demikianlah pelajaran yang saya dari silat Pancadaya sehingga dapat membimbing kehidupan saya sampai dengan saat ini.